Rabu, 13 Desember 2017

Mudahnya Membuat Vlog sendiri

            Bentuk sebuah karya mengalami perubahan yang cepat saat ini, seiring dengan teknologi yang berkembang pesat setiap waktunya.  Jika di awal tahun 2000 –an media massa masih meraja dalam menyebarluaskan karya dan idealisme masyarakat, lantas berkembang menjadi media sosial yang terus menerus mengalami perubahan dengan cepat sejak internet menjadi lebih mudah diakses.

            Jika beberapa tahun yang lalu seseorang lebih suka membagi karya dan idealismenya melalui tulisan yang diunggah di media sosial, untuk mendapatkan respon dan perhatian dari masyarakat. Lalu berubah menjadi foto-foto disertai caption yang menarik disaat instagram booming, lalu gadget-gadget dilengkapi kamera dan fitur-fitur menarik.
            Setelah tulisan dan foto-foto yang disebarkan melalui sosial media atau blog, kini kecenderungan masyarakat berubah lagi menjadi lebih suka menyebarkan karya dan ide melalui video, atau netizen menyebutnya Vlog.

            Jika sebuah foto dapat diartikan menjadi banyak hal tergantung dari seseorang melihatnya, maka vlog yang menggunakan lebih banyak dimensi jadi lebih kaya makna saat orang-orang menontonnya.
            Lalu, video atau vlog seperti apa sih yang disukai orang-orang? Bagaimana membuat video yang menarik? Apakah hanya bisa dilakukan oleh mereka yang profesional, atau setiap orang bisa melakukannya?
            Pertanyaan-pertanyaan itulah yang berputar di kepala saya saat tahu informasi tentang workshop yang akan diadakan oleh BHINNEKA.COM dan Kelompok Emak Blogger. Saat akhirnya terpilih, saya sangat bersemangat untuk menyimak. Maklum, selama ini ambil foto saja masih amatiran, apalagi bikin Vlog, benar-benar buta sama sekali.

            Narasumbernya adalah Bella Panggabean, seorang wanita muda enerjik, saya suka sekali gayanya yang seru saat menjelaskan. Dia seorang director sekaligus photografer. Melihat karya-karya beliau di blog pribadinya terlihat sangat menarik. Perpaduan antara gambar, sudut pandang pengambilan gambar, dan musik yang digunakan sangat pas dan menginspirasi.

            Beberapa hal yang disampaikan Bella Panggabean tentang bagaimana kita membuat Vlog, diantaranya :
1.      Setiap orang bisa membuat Vlog.
            Bisakah membuat video secara personal, bukan tim? tentu saja bisa. Banyak vlogger-vlogger melakukan itu. Kita dapat menggunakan Web cam, mobile phone, DSLR, Go Pro.
2.      Tell a good story
            Intinya bukan bisa atau tidak, tetapi pada bagaimana kita menyampaikan cerita. Video yang kita buat harus memiliki cerita yang menarik dan unik. Kita juga harus memiliki tujuan dengan video yang kita buat, harapannya tentu saja dapat menginspirasi orang banyak dalam hal positif.
3.      Setiap video hendaknya memiliki  awal – tengah – akhir.
            Video yang memiliki cerita yang runut dapat mudah difahami penonton, dengan begitu bisa menjangaku penonton dengan segmen lebih luas.
4.      Show them, don't tell them
            Pengambilan video atau mendapatkan cerita bisa dimana saja, semua tergantung kreativitas kita tetapi yang perlu dicatat adalah kita harus menunjukan gambar yang memberikan sebuah kisah.
5.      Membuat video dulu atau membuat script dulu?
            Buatlah script terlebih dahulu untuk memandu saat pembuat video, setidaknya kita sudah tahu tahapan apa saja yang harus dilakukan. Saat membuat script kita pasti sudah membayangkan sudut pengambilan gambar seperti apa yang kita inginkan.
6.      Build in Interaction
            Jika vlog kita sudah jadi dan siap diunggah ke You Tube, sesudahnya jangan sungkan untuk mengajak orang-orang untuk menonton vlog yang kita buat. Ajak teman-teman kita untuk like, subscribe, komen.
7.      Konten vlog harus disesuaikan dengan target audiens.
            Tentang ini pasti sudah paham, ya, seperti halnya blog atau buku. Kita membuat tema yang kita minati, lalu kemudian mendapatkan pembaca atau penonton, maka selanjutkan kita menyesuaikan dengan tema yang sudah kita pilih.
8.      Konsisten dalam tema dan waktu tayang.
            Jika tujuannya untuk mendapatkan penonton yang setia, kita harus konsisten dengan tema vlog yang kita pilih. Konten vlog dapat dikembangkan dengan apa yang dibutuhkan dan disukai audiens setia kita.
            Konsisten dengan waktu tayang, untuk yang sudah memiliki penonton setia terlalu lama libur akan membuat penonton lupa dan beralih ke tontonan yang lain.


            Selanjutnya membahas masalah teknis cara pengambilan gambar. Sebenarnya urusan teknis kuncinya pada latihan. Semakin sering kita membuat video dan mengeditnya sendiri, semakin kita tahu tentang kekurangan hasilnya, kita jadi terus belajar dan mencari tahu untuk memperbaiki kekuranga-kekurangan itu.
            Ada beberapa hal yang disampaikan Bella Panggabean tentang tehnis pengambilan gambar :
·         Objek video atau foto tidak perlu selalu di tengah. Dalam frame kamera kita bisa membagi menjadi 4 bagian, atas kanan, atas kiri, bawah kanan, dan bawah kiri. Kita bisa meletakan objek di salah satu bagian tersebut, agar gambar tidak membosankan.
·         Head space. Berilah jarak antara sisi atas frame dengan bagian atas objek. Jangan terlalu dekat atau tidak ada sama sekali, tapi jangan terlalu jauh juga.
·         Hindari back light
·         Hindari meletakan objek terlalu rapat dengan background. Jika mengambil gambar seseorang yang tengah berdiri, usahakan beri jarak setidaknya 1 meter antara background dengan orang tersebut. Dengan begitu gambar akan tampak lebih dalam.
·         Perhatikan Sound :
-          Usahakan menggunakan mic atau wireless mic untuk mendapatkan suara yang lebih jernih dan fokus.
-          Hindari pengambilan gambar saat suasana ramai, seperti di cafe, pasar, atau tempat umum. Kecuali memang tujuannya untuk menceritakan suasana tersebut.
-          Hindari echo. Untuk pengambilan gambar dalam ruangan bisa menggunakan karpet untuk mengurangi echo.
·         Hindari background berwarna putih karena akan tampak flat dan membosankan
·         Perhatikan Lighting. Kita bisa menggunakan lampu belajar atau lampu LED untuk menambah pencahayaan. Tapi cahaya terbaik untuk pengambilan gambar tentu saja matahari, tepatnya pada pukul 7 – 9 pagi atau pukul 3 – 5 sore.
·         Tangan harus stabil ketika pengambilan gambar. Jangan terjebak dengan camera movement.
·         Musik. Untuk menentukan jenis musik yang mengisi vlog kita, bisa gambar terlebih dahulu, bisa juga kita sudah memiliki musik lantas terinspirasi untuk membuat vlog yang sesuai dengan musik tersebut. Tapi, pastikan musik yang kita pilih gratis atau free. Kecuali kita memang niat dan memiliki modal lebih untuk membuat vlog dengan tema tertentu.

MICROSOFT
            Sesi berikutnya adalah penjelasan dari tim microsoft tentang Windows 10 Fall Creator update, salah satu programnya adalah 3D paint. Sebuah program menggambar yang memiliki beragam bentuk sekaligus 3 dimensi. Jenis gambar yang disukai oleh anak-anak zaman sekarang karena tampak lebih hidup.
            Jika kita sudah menggunakan Windows 10, untuk mendapatkan program 3D paint hanya perlu meng-update-nya saja, tetapi jika belum kita dapat membelinya untuk jangka waktu yang panjang. Menurut tim Microsoft hingga 30 tahun ke depan Windows tetap menghadirkan Windows 10 Fall Creator Update tetapi dengan program-program yang terus dikembangkan.
            Saya sendiri kebetulan telah menggunakan Windows 10, jadi sepulang dari workshop langsung meng-update program tersebut, dan sekarang sudah bisa menggunakan program Photo untuk mix gambar dan video, serta 3D paint untuk menggambar. 


BHINNEKA.COM
            Saya punya beberapa kali pengalaman berbelanja di BHINNEKA secara on line maupun off line. Leptop dan ponsel yang saya miliki dulu beli di sana karena yakin kalau Bhinneka hanya menjual barang-barang original. Tokonya pun saya tahu ada di mana, jika sewaktu-waktu perlu informasi tentang produk yang saya beli. Terutama, bagi saya yang gaptek jika ada masalah dengan leptop.
            Saya beberapa kali datang ke Toko BHINNEKA di kawasan Cibubur untuk memperbaiki program-program yang sempat terkena virus. Jadi, bagi saya service after sale BHINNEKA memuaskan, mereka sabar melayani ibu-ibu gaptek dan cerewet seperti saya.
            Selain itu, jika kita hendak berbelanja di BHINNEKA.COM vitur chatting-nya sangat membantu untuk kita yang mau bertanya lebih detil tentang produk yang akan kita beli.
           
            Jadi, workshop kemarin itu sangat lengkap. Kita belajar membuat Vlog dari Bella Panggabean, diberitahu program-program pendukungnya oleh Microsoft, dan belanja kebutuhannya di BHINNEKA.COM, sambil ketemuan dengan teman-teman Blogger dari Kelompok Emak Blogger. Alhamdulillah ...
                 Ini Photo Mix yang saya coba buat sepulang dari workshop tanggal 9 Desember 2017 lalu :


                      
           




             

           


15 komentar:

  1. menarik sekali ya mba acaranya.. sepulang dari sana langsung praktek terus... hehehe

    BalasHapus
  2. dunia vlog memang sekarang sangat menjanjikan ya, mbak. bahkan artis aja sekarang bikin vlog. heu. pengen banget ada workshop ginian di Banjarmasin

    BalasHapus
  3. Aku juga mau bikin vlog. Setelah baca artikel ini ternyata gampang-gampang susah ya bikinnya.Ajarin ya mak nanti bikin vlognya

    BalasHapus
  4. TFS Mak tulisannya. Kebetulan 2018 jadi resolusi saya nih buat nekuni vlog. Jadi berasa seneng banget nemuin tulisan ini. Oh iya, idealnya berapa menit ya Mak untuk sebuah vlog?

    BalasHapus
  5. Nice info mba ,, semoga lain kali kita bisa ketemu di acara yang lain ya :)

    BalasHapus
  6. Belum pede ih bikin vlog, harus banyak latihan...

    BalasHapus
  7. Konsisten ngevlog juga dibutuhkan ya Mbak. Masih angot2an buat ngedit padahal bahannya banyak buat dijadikan vlog. Goals 2018 nih :D

    BalasHapus
  8. Makasih bnyak ya mak. Udh share ilmu kece nan tengah booming begini. ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  9. Saya malah baru tahu kalau Bhinneka ada di Cibubur, Mbak :)

    BalasHapus
  10. Gak pede kalo bikin vlog muka saya ikutan masuk, jadinya manfaatin anak-anak๐Ÿ˜…

    BalasHapus
  11. Horee.. mba Tuti mau jadi Vloger nih. Semoga bisa bikin video yang cakep yak.

    BalasHapus
  12. Banyak bgt ilmu yg disampaikan ya, kirain bikin video asal ngambil gambar saja, ternyata ada tehnik-tehniknya, terimakasih infonya

    BalasHapus
  13. Insha Allah kita bisa menimba Ilmu lagi mengenai membuat Vlog secara detail lagi. Ilmu yg kemarin dari Bhinneka juga belum dipraktekin ehehe..Sukses terus mba untuk Vlog nya :)

    BalasHapus
  14. Infonya lengkap bgt,mkch ya Mba

    BalasHapus
  15. Aih ilmunya sangat keren dan bermanfaat banget ya mba,apalagi belum pernah belajar NGEVLOG

    BalasHapus