Selasa, 06 Desember 2016

Membuat Play Dough Sendiri hemat dan Menyenangkan


Hasil kreasi Aira, yang lonjongnya aja sih, lainnya dapat ILma :)

Hampir setiap anak suka main play dough atau lilin mainan. Selain bisa merangsang motorik halus di jari tangan anak-anak, bermain lilin mainan bisa juga merangsang imajinasi mereka.
            Saya sendiri kalau ikut main lilin dengan anak-anak suka punya proyek sendiri ingin membentuk sebuah benda, apalagi anak-anak, meski bentuknya masih sangat sederhana tapi mereka sangat antusias.
            Play dough yang biasa kita beli yang kemasannya di dalam toples-toples kecil itu terlalu sedikit untuk main ILma dan Aira, ukuran yang hanya sekepal tangan mereka langsung habis dalm waktu dua hari. Mencampurnya antar warna, tercecer dan menempel di mana-mana yang membuat lilin mainan ini cepat habis.

            Akhirnya, saya dan ILma memutuskan untuk membuatnya aja, biar mereka puas bisa bermain dengan lilin dalam jumlah lebih banyak dari biasa. Cara membuatnya mudah, saya hanya memberi intruksi, ILma sudah bisa membuatnya sendiri.
            Bahan-bahan yang saya siapkan adalah
-          tepung terigu : 500 gram
-          garam : 250 gram
-          pewarna makanan.
-          Air hangat : 1 gelas
-           minyak goreng : 1 sendok.
-          Disarankan untuk menggunakan baskom plastik berukuran sedang agar leluasa ketika mengaduknya.



Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1.      Campurkan air hangat dan garam, air hangat digunakan agar garam mudah larut.


2.      Tambahkan pewarna makan lalu aduk rata, kenapa pewarna terlebih dulu? karena kalau warna belakangan nanti warna play dough-nya tidak rata.



3.      Tambahkan minyak sayur
4.      Masukan terigu dan aduk rata hingga tidak menempel di tangan. Jika terlalu cair Anda bisa menambahkan terigu, begitu pula jika Anda merasa terlalu keras ketika diaduk, maka Anda bisa menambahkan air sedikit demi sedikit.



5.      Setelah kalis dan tidak menempel di tangan (mirip seperti mengadoni kue nastar) artinya play dough sudah jadi. Anda bisa memasukannya terlebih dahulu ke dalam freezer agar play dough lebih awet.



6.      Setelah jadi, play dough harus disimpan di dalam plastik kedap udara seperti plastik obat, atau menyimpannya di wadah yang tertetutup agar tidak kering. Waktu itu saya menyimpannya di tupperware

7.      Play dough siap digunakan.



Nah, mudah bukan? Selamat mencoba.


4 komentar:

  1. Mau bikin ini ah buat ponakan. Thanks for sharing mbaknyaaa.

    Salam,
    Syanu.

    BalasHapus
  2. Selesai mainan jg playdoughnya mesti disimpan di wadah kedap, Teh?

    BalasHapus
  3. Rasanya pingin mampir deh buat ikutan main :D

    Salam,
    Oca

    BalasHapus