Rabu, 07 September 2016

Piknik Itu Menyehatkan

Foto dari Pixabay

          Berlibur untuk sebagian besar orang sekarang ini sudah menjadi kebutuhan primer, hampir mendekati kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan. Karena kesibukan orang-orang yang sangat padat dan rawan stres.

Kemacetan di jalan raya ketika pergi dan pulang kantor, beban pekerjaan yang menumpuk, urusan rumah tangga yang tidak ada habisnya (kalau ini : khusus untuk ibu rumah tangga seperti saya J ) semua itu membuat lelah lahir dan batin, membuat semua organ tubuh selalu tegang. Otot-otot di bahu tegang, ngeluh sakit kepala, sensitif alias gampang ngambek. Semuanya jadi berantakan.
Maka, solusi praktis adalah piknik, enggak perlu jauh-jauh. Pergi ke car free day dan jalan kaki santai sambil merhatiin beragam raut wajah orang-orang, sambil jajan makan ringan, itu buat saya udah piknik. Tapi kalau punya budget yang berlebih, bepergian ke luar kota atau mengunjungi tempat wisata lokal itu sangat bermanfaat untuk melepas penat.
^Jadi, enggak salah-salah amat tentang kalimat “kurang piknik” untuk mengomentari orang yang gampak ngambek^

Beberapa manfaat piknik atau berlibur menurut beberapa pakar diantaranya :

  • 1.    Pikiran menjadi lebih fresh : Melakukan kegiatan yang bukan rutinitas sehari-hari, melihat pemandangan yang berbeda terlebih pikniknya ke alam terbuka yang menyediakan oksigen bersih berlimpah. Maka pikiran kita akan lebih segar. Tingkat stres di pikiran kita akan berkurang.
  • 2.    Menjadi orang yang lebih bersemangat : Dengan kesegaran pikiran yang baru dan tingkat stres yang jauh berkurang diharapkan kita akan jadi orang yang lebih bersemangat. Memandang masalah-masalah jadi lebih mudah, karena bisa berpikir dari sudut pandang yang berbeda. Sebuah perjalanan seringkali memberi pengalaman baru, cara pandang baru, dan moga-moga bisa lebih mudah memaknai sesuatu.
  • 3.    Meningkatkan kesehatan : Dengan pergi piknik atau berlibur, seluruh organ tubuh kita bekerja maksimal dalam keadaan bahagia. Berjalan dalam riang, mendaki gunung dengan santai, mengajak jalan-jalan anak sambil bercanda. Semuanya aktifitas positif itu meningkatkan produksi hormon endorphin. Memaksimalkan kerja jantung dan paru-paru. Membakar lemak dan kolesterol yang menumpuk selama kita hanya melakukan kegiatan rutin yang membosankan. Dengan begitu kita akan lebih merasa lebih bugar dan sehat.


Meski begitu, kita tetap harus memperhatikan banyak hal sebelum piknik. Terlebih bagi ibu-ibu seperti saya. Kesiapan bepergian bersama anak-anak harus dipersiapkan dengan matang. Jangan sampai dengan pergi berpiknik malah menambah daftar stres karena anak sakit atau anak tidak nyaman yang kemudian mengakibatkan mereka rewel.

Jadi sebelum piknik kita harus memastikan beberapa hal, diantaranya :    

  1. Pastikan anak-anak sehat. Jangan lupa bawa obat-obatan standar yang dibutuhkan. Seperti paracetamol, obat batuk dan flu, obat diare. Untuk persediaan jika dibutuhkan.
  2.   Pastikan tujuan piknik kita ramah anak dan anak-anak nyaman : Banyak tujuan piknik yang asyik, tetapi hanya asyik bagi orang dewasa. Bepergian ke air terjun mungkin mengasyikan bagi kita, tapi terlalu melelahkan bagi anak. Kecuali kita siap menggendong dan segala macamnya. Banyak juga area piknik yang sebetulnya dibuka untuk umum tetapi banyak pemandangan yang tidak boleh dilihat anak-anak. Seperti banyaknya orang-orang pacaran, misalnya :) 
  3. Tetap perhatikan makanan yang kita makan, jangan sampai pulang dari piknik malah jadi sakit. Akibatnya kesan piknik bisa hilang sebelum tubuh kita merspon untuk punya semangat baru.
  4.  Jangan lupa selalu bawa minum air putih karena kondisi tiap tempat piknik berbeda-beda, dan pastikan bawa cairan pencuci tangan untuk jaga-jaga.
  5. Pastikan baju dan sepatu yang dipakai anak-anak nyaman dan menyerap keringat. Juga baju dan sepatu yang kita pakai nyaman agar mudah beraktifitas.

Baru-baru ini saya suka kepoin blog www.ceritaweekend.blogspot.co.id milik mba Nining Wahyou. Di sana banyak informasi perjalanan yang cukup detil. Mulai dari kota-kota tujuan wisata, hotel-hotel apa saja yang nyaman, tujuan wisata yang ramah anak-anak. Sampai alamat hotel dan harga-harga juga ada.
Mulai yang budgetnya lumayan, tapi ada juga cerita perjalanannya yang murah meriah tapi beliau menemukan tempat yang asyik.
Tampilan blog ceritaweekend.blogspot.co.id



Salah satu lokasi traveling yang urah meriah ala Nining Wahyou di Gunung Pancar Sentul

Ibu dari dua orang anak Cantika Nuri Syabani (8th) dan Maharaz Alif Sya'ban (5th) ini salah satu teman di arisan link. Sejak awal nge-blog tahun 2012 beliau memang mengkhusukan tema blognya dengan cerita perjalanan dia dan keluarga kecilnya.
Wanita yang sehari-hari bekerja di perusahaan home shopping ini mengaku masih bayak tempat yang ingin dia kunjungi. Tentu saja sebagai muslim, dia sangat ingin pergi ke Mekkah (sama, mba :) ) selain itu dia ingin mengajak anak-anaknya ke Disneyland Hongkong. Dan kalau berdua suami aja, wanita kelahiran tahun 1983 ini mengaku sangat ingin pergi ke Paris. 
^wah asyik yaa … semoga segera terwujud ya … dan kita nantikan cerita perjalanan yang pasti bakal seru banget.^
Mba Ning bersama suami dan anak-anak yang sama-sama hobi traveling

Untuk melengkapi postingan-postingan bertema perjalanan, wanita lulusan Universitas Gunadarma ini selalu melengkapinya dengan foto-foto yang detil. Hal itu karena selain hobi traveling, ia juga hobi photografi dan tergabung dalam komunitas pecinta fotografi instagram yaitu uploadkompakan.
Wanita yang lahir dan besar di Banten ini mengaku belum bisa fokus untuk nge-blog karena beragam aktifitas, tapi suatu hari nanti dia ingin membuat blog yang bertema baking dan do it your self, selain terus memperbaiki blog yang bertema perjalanan miliknya.
Untuk bisa mengenal mba Ning, silakan kepo in akun-akun sosmednya di : 

Facebook: Nining Wahyuningsih
Twitter : @ninink_wahyoe
Instagram: nining_wahyoe


Sementara tulisan tentang manfaat dan tips berlibur ala saya sekaligus dengan link rujukan untuk tambahan informasi berpiknik sampai di sini dulu, ya. Semoga nanti saya bisa share cerita perjalanan atau cerita piknik ala saya juga.

Salam
           








5 komentar:

  1. Makasih mba adya...iya bener banget mba piknik bagi yang tinggal di kota metropole itu jadi kebutuhan biar ga stress

    BalasHapus
  2. kemaren aku baca artikel kajian traveler di travellerkaskus mbak (boleh googling), katanya "apa bener travelling bikin bahagia?", hehe.. kl menurutku ya, piknik bs dimana aja, termasuk saat menjalani rutinitas.

    Kalo yg dikhususkan, namanya piknik plus plus (pijet kalah ya), hahaha..

    Blog mb Nining emang bagus buat referensi^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau sudah cinta dengan rutinitas yaa yang penting bahagia, karena bahagia dekat pada kesehatan :) sehat perasaan paling engga. nah, kalo aktifitasnya membosankan itu memang butuh lakukan kegiatan berbeda, deh hehe

      Hapus
  3. Piknik itu bikin waras :D

    Salam,
    Gianta

    BalasHapus