Rabu, 20 Juli 2016

Belajar Peduli pada Hewan dari Uchy Sudanto

Berbincang tentang hewan peliharaan tidak pernah membosankan. Kita bisa bertukar informasi tentang bagaimana cara merawat hewan. Saya pribadi paling suka mendengar cerita orang lain tentang suka duka juga alasan memiliki hewan peliharaan.

Nah, kemarin tuh ngobrol seru bareng Uchy Sudanto tentang hewan peliharaan. Mau tahu enggak dia punya berapa hewan di rumahnya? 20 kucing dan 7 anjing, bo! OmyGod … banyak banget kan. Kebayang gimana repotnya ngurus kucing segitu banyak. Sementara saya suka kesel ada tiga ekor kucing liar yang saban hari lalu lalang di teras rumah numpang istirahat.


Uchy memang sudah akrab dengan binatang sejak kecil. Katanya, waktu kecil Uchy punya banyak jenis hewan peliharaan. Mulai dari kucing, kelinci, bebek, iguana dan banyak lagi. Baru lah ketika tinggal sendiri dan menikah, Uchy memilih kucing untuk dipelihara.
20 ekor kucing dan 7 ekor anjing itu enggak didapat sekaligus, Uchy dapat bertahap dari jalanan dan shelter. Karena memang Uchy  dan suaminya sangat peduli dengan kesejahtraan hewan. Terutama hewan-hewan domestik tersebut.
Uchy benar-benar serius terjun ke dunia animal welfare,  sampai dia pun ikut dalam komunitas Animal Defenders Indonesia, sebuah organisasi penyayang binatang yang telah berjuang untuk menyelamatkan anjing-kucing yang terlantar atau dibuang kemudian merawatnya.
Saya melihat foto-foto Uchy bersama hewan-hewan yang ia dapat dari jalanan benar-benar membuat melting. Kucing dan anjing itu ditemukan seringkali dalam keadaan sakit dan tidak berdaya. Ada yang kecil dan kurus kering, yang bulunya bopeng sampai jadi mulus lagi. Uchy dan suaminya merawat mereka dengan telaten dan penuh kasih sayang. ^haduh, nulisnya sampai  berkaca-kaca saking enggak tega lihat anak kucing hitam yang dikasih makan sama Uchy.^

Kucing-kucing Uchy memang bikin melting ^_^
Saya membayangkan bagaimana repotnya merawat 20 kucing dan 7 ekor anjing dalam satu rumah. Saya aja yang hanya punya kura-kura dua ekor terkadang suka lupa menguras kolam mereka.
Tapi kata Uchy kucing dan anjing itu binatang-binatang yang mandiri. Kucing-kucing ditempatkan dalam satu kamar yang Uchy sebut sebagai kamar kucing. Kamar itu harus selalu dibersihkan dua kali sehari. Uchy biasanya melakukannya pagi hari dan malam hari sepulang bekerja. Memberi makan pun hanya dua kali sehari. Bagi Uchy, wanita yang bekerja di bidang IT ini sedikit mengorbankan tenaga demi kesejahtraan hewan-hewan kesayangan itu sesuatu  yang tidak ternilai.

Memiliki hewan peliharaan memang membutuhkan tekad dan komitmen yang kuat. Harus konsisten untuk tetap menjaga kebersihan rumah meski banyak hewan peliharaan berkeliaran di dalam rumah.
Jadi, bukan hanya bersedia bermain bersama hewan-hewan lucu itu, tetapi juga harus mau merawatnya dengan telaten.

Karenanya, memiliki hewan peliharaan mempunyai banyak manfaat. Antara lain, melatih kita menjadi orang yang lebih bertanggung jawab, karena sehat dan sakitnya hewan yang kita pelihara sepenuhnya tanggung jawab kita.
Memaksa kita untuk lebih rajin, karena hewan-hewan itu tidak akan bisa membersihkan diri mereka sendiri atau kandang yang mereka tempati. Kalau tidak dibersihkan tentu saja aroma tidak sedap akan menguar kemana-mana.
Manfaatnya bukan hanya manfaat fisik, tetapi juga psikis. Dengan memiliki hewan peliharaan, kita bisa melihat tingkah polah hewan yang lucu, dan hal itu membuat diri kita lebih rilex dan tidak stress. Hewan peliharaan juga membantu mengatasi kejenuhan bagi orang-orang yang mudah bosan.

Untuk teman-teman yang mungkin memiliki minat yang sama terhadap kesejahraan hewan dan bingung harus memulai dari mana, silakan bisa langsung menghubungi Uchy Sudanto melalui beberpa akun media sosialnya
Twitter dan Instagram :@uchysudhanto
G+ : Uchy Sudhanto
FP : Uchy Sudhanto

Berkenalan dengan Uchy membuat saya supaya tidak lagi galak dengan kucing-kucing liar yang lalu-lalang di teras dan atap rumah. Karena jika tidak mampu merawat, setidaknya kita tidak boleh menyakiti. 
Thanks sharenya, ya, Chy. Semoga berkah atas semua kebaikannya terhadap hewan-hewan malang itu




4 komentar:

  1. Atuttt ucing saya mah hihihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha mba eniii sama kaya mba ade ya takut kucing

      Hapus
  2. Saya juga tadinya gak terlalu peduli dengan kucing mbak terlebih kucing jalanan. Tapi saat membaca tentang kucing yang merupakan hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW dan bagaimana mulianya hewan satu ini, saya jadi semakin yakin untuk selalu berbagi sedikit rejeki untuk kucing-kucing jalanan, walau cuma bisa kasih ikan warteg aja.. hehehe terima kasih mbak Adyaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama sama uchy, sukses terus yaa biar makin banyak kucing kampung yang ditolong hehe

      Hapus