Rabu, 13 April 2016

Yang Muda yang Kreatif Ala Ifa Musyrifah

Saya selalu senang berkenalan dengan anak muda yang kreatif. Satu saja pertanyaan yang saya ucapkan, dijawab rentetan kalimat penjelasan yang detil. Ramai dan hangat, itu kesan pertama saya mengenal gadis bernama Ifa Musyrifah.


Kami berdua mempunyai kesamaan tapi jelas Ifa lebih keren J. Karena dia menemukan passionnya ketika masih sangat muda, jadi punya waktu banyak untuk mengekplorasi segala yang dia suka. sementara saya, klik dengan ucapan ‘oke, gue mau serius menulis’ itu ketika sudah punya anak dua.
Tapi, Ifa juga mengaku pernah tersesat di jalan yang benar. Dia kuliah di IPB jurusan ilmu keluarga dan konsumen, dengan peminatan ilmu konsumen, minornya manajemen fungsional. Tetapi dia merasa minatnya itu ada di bidang fashion.

Ketika saya tanya, mengapa menyukai hal-hal berbau fashion, padahal kuliahnya bukan tentang itu?  Ifa mengaku senang melihat orang-orang yang memakai baju-baju yang bagus dan match. Dia suka berekspresi melalui gaya berbusananya. Favorit Ifa adalah Diana Rikasari yang walaupun hobi tabrak warna dan motif tetap saja enak dilihat. Kalau untuk desainer busana berhijab Ifa mengaku ngefans sama Dian Pelangi. ^Dari ngobrol bareng Ifa ini saya jadi tahu siapa Diana Rikasari J saya memang kudet.^


Minat Ifa dengan fashion ini benar-benar dia jalani dengan serius, terbukti banyak postingan di blog milik Ifa yang mengulas tentang fashion. Dia juga kerap datang ke acara-acara pagelaran busan atau pameran tentang fashion. Seperti salah satu postingan Ifa yang ini.

Bukan hanya itu, ternyata gadis yang tahun ini berusia 23 tahun ini mempunyai bisnis juga di bidang fashion yang ia mulai sejak kuliah. Untuk benar-benar serius, Ifa punya cita-cita untuk bisa belajar fashion design di sekolah mode. ^Ifa mengaku sedang menabung keras untuk bisa sekolah mode, lho. Keren ya.^
Menurut Ifa, mendesain baju itu hampir sama dengan menulis. Sama-sama bisa mengekpresikan apa yang kita mau dan yang ingin kita sampaikan pada orang lain.

Jadi, memiliki passion yang jauh berbeda dengan jurusan kuliah yang kita ambil sama sekali bukan halangan. Justru kita bakal semakin kaya kalau menggali hal-hal lain di luar pendidikan. Wawasan kita bertambah, ilmu semakin luas dan tentu akan semakin banyak teman dari berbagai kalangan.

Selain menyenangi dunia mode, Ifa juga senang dengan sesuatu yang detil dan mengasah kreatifitasnya.
Tadi sudah disebut bahwa Ifa memiliki usaha di bidang fashion. Nama merknya Hellogrowii, Produknya berupa outer, hijab, pashmina, kerudung segi empat, atasan dan masih banyak lagi. Produk Ifa ini awalnya ditujukan untuk hijaber. Tapi tentu saja yang tidak berkerudung juga bisa pakai. Cita-cita Ifa, dia mau menyediakan barang berkualitas dengan model dan desain yg menarik tapi harganya masih bersahabat.
Ifa mengaku senang belanja, makanya dia enggak mau menyusahkan orang yang hobi belanja untuk memiliki Hellogrowii. Untuk berbelanja Hellogrowii, teman-teman bisa lihat-lihat di akun instagramnya Hellogrowii.



Baju dan kerudung Hallogrowii karya Ifa


Nah, bisnis Ifa yang kedua enggak kalah menariknya. Ifa menamainya Paperstories. Produk utamanya scrapframe & scrapcard (kartu ucapan). Semuanya bermula dari kesenangan Ifa memberi kado pada teman-temannya berupa pigura yang dia hias-hias sendiri, lalu lama kelamaan bosan dengan model yang begitu-begitu saja. 
Suatu hari Ifa dan seorang temannya ikut kelas scrapframe, meskipun harganya cukup mahal tapi ilmu yang Ifa dapat juga sangat sepadan.
Ifa dan temannya mulai membuat scrapframe untuk kalangan terbatas, seperti hadiah untuk pernikahan atau ulang tahun temannya. Scrapframe yang Ifa buat kemudian diupload di Instagram dan mulai banyak orang yang suka kemudian pesan. Dari situ Ifa memulai bisnis scrapframe ini. Misi Paperstories ini : make your dream comest trues karena basicnya custom, sesuai keinginan pembelinya.
Lagi-lagi karena merasa anak kuliah & enggak mau kasih tarif mahal, Ifa harus mutar otak untuk bisa membuat produk yg memuaskan pelanggan tapi dengan harga yang bersahabat.
Untuk melihat scrapeframe hasil desain Ifa bisa kepoin instagramnya di paperstoriesid.


Scrapframe karya Ifa



Dengan begitu banyak ide kreatif di kepalanya, Ifa berharap suatu hari nanti dia bisa menjadi entrepreneur yang sukses.

Disela-sela waktunya, Ifa juga hobi membaca novel ^nah ketahuan kenapa kita ngobrol nyambung, karena sama sama suka baca novel. J ^  Ketika SMA Ifa suka membaca teenlit, tapi setelah kuliah Ifa lebih suka novel romance dengan gaya Bahasa yang ringan dan gaul. Penulis favoritnya Dina Ardianti dan Ika Natasha, karena suka memadukan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa gaul. Selain itu karya kedua penulis itu selalu sukses bikin Ifa baper. Ifa juga mengeluhkan hal yang sama dengan pembaca lainnya, sekarang novel itu harganya semakin mahal :’(
Nah, Ifa meskipun harga novel semakin mahal tapi semangat kita enggak boleh surut untuk tetap baca ya, terutama novel saya ^apa ini maksudnya?^


Segini dulu cerita-cerita tentang teman saya Ifa Musyrifah, semoga sukses dengan semua impiannya ya, Ifa. Nice to meet you.

Ifa bisa disapa melalui akun facebook ; Iffahsari Musyrifah dan twitter di @ifaaahsm



2 komentar:

  1. wuih detail banget cerita mba iffanya, hehehe

    BalasHapus
  2. wuih detail banget cerita mba iffanya, hehehe

    BalasHapus